TOMOHON, TayangManado.com – Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara dr Maulana Anshari Siregar didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tondano Stephano Liuw beraudensi dengan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk di Kantor Wali Kota, Senin (26/1/2026). Audiensi ini guna memperkuat sinergitas, serta sebagai upaya mendorong Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di kota yang dikenal dengan keindahan bunga-bunganya ini.
Dalam pembicaraan yang penuh keakraban itu, dr Maulana bilang masih ada 32 ribu pekerja di Tomohon yang belum terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Dia berharap Pemerintah Kota Tomohon bisa memberikan perlindungan bagi pekerja-pekerja tersebut.
“Kami berharap tahun ini mereka bisa segera terlindungi, sebab ini berdampak positif bagi para pekerja itu sendiri,” kata Maulana.
Dia pun menyampaikan perlu adanya perhatian dari Pemkot Tomohon di sektor jasa konstruksi. Sebab beberapa waktu terakhir ini sektor tersebut masih banyak yang belum mendaftarkan para pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berharap kepesertaan di sektor ini bisa meningkat jumlahnya,” jelasnya sambil berkomitmen pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik dan lebih cepat kepada masyarakat Kota Tomohon.
Sementara Wali Kota Tomohon mengaku kunjungan dr Maulana merupakan bincang bersama mencari solusi agar semua pekerja rentan bisa terlindungi. Dia mengupayakan agar segera menganggarkan supaya 32 ribu pekerja di Tomohon bisa didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini adalah kewajiban kami. Dan untuk sektor jakon kita akan segera cari solusinya juga,” pungkas dia.
Di kesempatan yang sama turut disampaikan bahwa sudah ada 1.911 klaim dari masyarakat pekerja Kota Tomohon sepanjang 2025. Total nominalnya lebih dari Rp33 miliar.
Turut hadir dalam kegiatan Sekretaris Kota Tomohon, Asisten I Setda Tomohon, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tomohon, perwakilan Dinas PUPR Tomohon, serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tondano.
(RG)




