• Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Login
TayangManado
Advertisement
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
TayangManado
No Result
View All Result
Home Headline

Peringati Hari Rabies Sedunia, Ribuan Vaksin Diberikan Secara Gratis di Manado

Cahya Sumirat by Cahya Sumirat
29 September 2022
in Headline
0
Peringati Hari Rabies Sedunia, Ribuan Vaksin Diberikan Secara Gratis di Manado
Bagikan

MANADO – Hari Rabies Sedunia, atau World Rabies Day merupakan sebuah kampanye global yang diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 28 September.

Peringatan Hari Rabies Sedunia dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan dan pengendalian penyakit rabies.

Dengan mengangkat tema “One Health, Zero Death”, kemeriahan Hari Rabies Sedunia mendapat antusiasme tinggi oleh Pemerintah Kota Manado dan turut dirasakan pula oleh seluruh masyarakat di Kota Manado khususnya para pecinta hewan kesayangan.

Mulai dari pemberian 1000 dosis vaksin, pengobatan hingga konsultasi hewan seluruhnya diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Acara tersebut berjalan sukses dan lancar berkat sinergitas dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sulawesi Utara (Sulut), Karantina Pertanian Manado, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi, instansi terkait lainnya serta Pemerintah daerah Kota Manado hingga komunitas pecinta hewan kesayangan.

Pemerintah Kota Manado yang diwakili oleh Heri Santoso selaku Asisten I mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. “Saya berharap kedepan dapat menjadi perhatian masyarakat akan pentingnya kesadaran dalam meningkatkan pencegahan penyakit rabies pada hewan peliharaan,” ungkap Heri.

Kepala Karantina Pertanian, Donni Muksydayan menyebut rangkaian ini merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan, khususnya untuk mencegah kasus penularan rabies. “Vaksinasi rabies ini harus rutin dilakukan setahun sekali. Selain bertujuan untuk memastikan hewan peliharaan kita tetap sehat, vaksin ini juga tentu bisa menekan angka penularan penyakit rabies dari hewan ke manusia,” papar Donni.

Pelaksanaan vaksin rabies berlangsung, Rabu (28/9) dan berlangsung sejak pukul 07.00 WITA yang bertempat di Lapangan Tikala Manado. Para pecinta hewan kesayangan beserta masyarakat sekitar berbondong-bondong membawa anjing dan kucing kesayangan untuk dilakukan vaksinasi.

Tercatat sebanyak 231 ekor dengan jumlah anjing sebanyak 157 ekor dan kucing sebanyak 74 ekor. Seluruh hewan tersebut dinyatakan sehat dan telah dilakukan pemberian vaksin maupun pengobatan secara gratis. Hal ini tentu merupakan langkah yang baik dalam pencegahan rabies.

Peringatan Hari rabies Sedunia.

Tak hanya itu, juga turut diselenggarakan kontes hewan kesayangan dari komunitas Perkin dan Polda Sulut untuk memeriahkan acara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Hanna O Tioho selaku Ketua PDHI Sulut mengemukakan bahwa penanganan penyakit rabies harus berkolaborasi dari berbagai pihak, baik dari para stakeholder, peran jajaran kesehatan, serta masyarakat luas. “Kita harus bersinergi wujudkan ‘One Health Zero Death’ dari ancaman rabies. Masyarakat juga harus andil dalam upaya ini. Itu sebabnya kami juga terus melakukan sosialisasi untuk membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya rabies dalam berbagai kesempatan,” terang Hanna.

Berdasarkan data One Stop Service (OSS) Badan Karantina Pertanian, dalam periode Januari-September 2022, lalu lintas pemasukan anjing ke Sulut tercatat sebanyak 178 ekor, dan pemasukan kucing berjumlah 39 ekor. Sedangkan untuk lalu lintas pengeluaran anjing di periode yang sama sebanyak 98 ekor dan pengeluaran kucing sebanyak 123 ekor. Banyaknya angka lalu lintas hewan penular rabies (HPR), maka hewan-hewan tersebut harus selalu dipastikan kesehatan agar terhindar dari infeksi rabies.

“Tak hanya itu, kesadaran masyarakat juga sangat penting dalam mencegah penyakit Rabies demi mempertahankan wilayah Sulut bebas dari Rabies,” pungkas Donni.

Views: 271

Bagikan
Tags: karantinaRabies
Previous Post

Mabuk Sambil Bawa Sajam di Desa Borgo, Pria Ini ditangkap

Next Post

Berkas Perkara Ferdy Lengkap, Mahfud Apresiasi Kerja Keras dan Profesionalitas Polri – Kejagung

Related Posts

Ekonomi & Bisnis

BI Sulut Siapkan Uang Tunai Rp1,4 Triliun Penuhi Kebutuhan Masyarakat Sambut Lebaran

by Cahya Sumirat
19 February 2026
Bandara Sam Ratulangi Hadirkan Hiburan Spesial Rayakan Imlek
Ekonomi & Bisnis

Bandara Sam Ratulangi Hadirkan Hiburan Spesial Rayakan Imlek

by Cahya Sumirat
18 February 2026
Headline

Kalah Lawan Girona, Barcelona Gagal Ambil Alih Klasemen Liga

by Cahya Sumirat
17 February 2026
Ekonomi & Bisnis

Terbang Gunakan TransNusa, 134 Wisatawan Taiwan Mendarat di Manado

by Cahya Sumirat
15 February 2026
Ekonomi & Bisnis

Transaksi QRIS di Bitung Sentuh Rp272,95 Miliar

by Cahya Sumirat
9 February 2026
Next Post
Berkas Perkara Ferdy Lengkap, Mahfud Apresiasi Kerja Keras dan Profesionalitas Polri – Kejagung

Berkas Perkara Ferdy Lengkap, Mahfud Apresiasi Kerja Keras dan Profesionalitas Polri – Kejagung

Please login to join discussion
TayangManado

© 2024 by TayangManado.com.

Tentang Kami

  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara

© 2024 by TayangManado.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In