MANADO, TayangManado.com – Sulawesi Utara mengalami deflasi yang cukup dalam sebesar -1,11% pada Agustus 2025 secara year on year (yoy). Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto mengatakan ada 5 komoditas pemberi andil deflasi terbesar di periode itu.
“Pertama tomat yang besaran deflasinya -0,79 persen,” kata Joko kepada TayangManado.com.
Komoditi penyumbang deflasi terbesar berikutnya yaitu cabai rawit. Besaran deflasi yang didorong cabai rawit ini mencapai -0,60 persen.
“Lalu ada daging babi -0,27 persen, cabai merah, -0,08 persen, dan angkutan udara -0,04 persen,” jelasnya lagi.
(RG)







