• Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Login
TayangManado
Advertisement
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
TayangManado
No Result
View All Result
Home Nusantara

Harapan Para Pengungsi Kiwirok Terkabul, Merayakan Natal di Kampung Halaman

Cahya Sumirat by Cahya Sumirat
21 November 2022
in Nusantara
0
Harapan Para Pengungsi Kiwirok Terkabul, Merayakan Natal di Kampung Halaman
Bagikan

Para pengungsi korban serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Pegunungan Bintang merasa senang bisa merayakan Natal lagi di kampung halamannya.(Foto:Humas)

Oksibil – Para pengungsi korban serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Pegunungan Bintang merasa senang bisa merayakan Natal lagi di kampung halamannya. Hal ini karena tim Satgas Damai Cartenz mengabulkan harapan para pengungsi yang berada di Kampung Kutdol, Distrik Oksibil untuk kembali ke kampung halamannya.

Selama 14 bulan sudah warga Kiwirok meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi ke Oksibil setelah kelompok KKB menyerang wilayah Distrik Kiwirok pada September 2021. Atas kejadian itu, masyarakat sipil dan TNI Polri menjadi korbannya. Bahkan sejumlah fasilitas pemerintah, pendidikan dan kesehatan dibakar.

Kini kerinduan dari masyarakat Kiwirok untuk kembali ke kampung halamannya cukup besar. Apalagi para pengungsi ingin merayakan Natal di Kiwirok.

“Harapan saya. Bisa segera ke Kiwirok. Itu kampung halaman saya. Semoga bisa merayakan natal,” ungkap seorang Guru SMP Kiwirok ibu Neri yang ditemui saat acara bakar batu di lokasi pengungsian Kampung Kutdol.

Ibu Guru Neri mengatakan sudah cukup ia bersama warga lain mengungsi di Oksibil 1 tahun 2 bulan. Ia merasa berada di pengungsian membuat warga menderita.

“Lihat anak-anak di sini. Harus bersekolah di lokasi pengungsian. Padahal di sana sekolahnya bagus. Di pengungsian ini kami harus mencari guru yang mau sukarela mendidik anak-anak,” katanya Neri yang saat ini statusnya CPNS Guru SMP Kiwirok.

Neri menceritakan saat kelompok KKB menyerang Kiwirok, membuatnya panik. Pasalnya saat kejadian ia berada di Kota Jayapura dan meninggalkan keluarganya di Kiwirok, yang kemudian melarikan diri ke hutan.

“Jadi ketika kejadian, anak saya bersama neneknya kabur ke hutan dan tinggal di sana selama 2 minggu. Lalu saya ke Oksibil dan meminta siapa saja yang ke Kiwirok untuk membawa mereka ke Oksibil,” ucapnya.

Satgas Damai Cartenz mengabulkan harapan pengungsi dari Kiwirok agar dapat dipulangkan dan merayakan Natal di tempat tinggal mereka. Warga dari Kiwirok sudah mengungsi selama 14 bulan di Kampung Kutdol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Para warga Kiwirok terpaksa meninggalkan tempat tinggal asalnya dan mengungsi ke Oksibil setelah kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang wilayah Distrik Kiwirok pada September 2021 silam. Penyerangan KKB yang menewaskan sejumlah warga membuat warga lainnya ketakutan dan memutuskan mengungsi ke Distrik Oksibil.

Satgas Damai Cartenz sendiri merupakan tim yang dibentuk pemerintah untuk menjaga situasi tetap kondusif di Papua. Satgas ini juga bertujuan untuk mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para pengungsi.

Pada Selasa (15/11) pagi di Kampung Kutdol, Kepala Ops Damai Cartenz Kombes Muhammad Firman berserta rombongan melaksanakan upacara bakar batu bersama masyarakat setempat. Upacara bakar batu merupakan sebuah tradisi masyarakat Papua sebagai ungkapan rasa syukur.

Bakar batu yang dilakukan di Kampung Kutdol tersebut sebagai wujud dan harapan agar pemulangan pengungsi Distrik Kiwirok bisa dilakukan sebelum natal 2022 dan berjalan lancar.

“Kita memulai merencanakan sesuatu dengan acara bakar batu ini. Dengan pemulangan masyarakat Oksibil menuju Kiwirok dan harapannya dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kepala Ops Damai Cartenz Kombes Muhammad Firman, Jumat (18/11).

Views: 251

Bagikan
Tags: KkbNatalpengungsi
Previous Post

Terungkap Pencuri HP di Toko, Pelakunya Ternyata Karyawati

Next Post

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian di Perumahan GPI Mapanget

Related Posts

Turis Belanda Meninggal Saat Diving di TN Komodo
Nusantara

Turis Belanda Meninggal Saat Diving di TN Komodo

by Cahya Sumirat
25 August 2025
Mengenal Kiai Abbas: Ulama Pejuang dari Buntet untuk Indonesia Merdeka
Nusantara

Mengenal Kiai Abbas: Ulama Pejuang dari Buntet untuk Indonesia Merdeka

by Cahya Sumirat
25 August 2025
Diduga Selingkuh, Pegawai Bandara Internasional Lombok Tewas Dibunuh Suami
Nusantara

Diduga Selingkuh, Pegawai Bandara Internasional Lombok Tewas Dibunuh Suami

by Cahya Sumirat
4 August 2025
Rayakan Idul Adha di Bontang dan Fakfak Bersama Pupuk Kaltim 
Nusantara

Rayakan Idul Adha di Bontang dan Fakfak Bersama Pupuk Kaltim 

by Cahya Sumirat
10 June 2025
GEMAH Menduga Oknum Anggota DPRD DKI Lakukan Pemerasan untuk Judi Sabung Ayam
Nusantara

GEMAH Menduga Oknum Anggota DPRD DKI Lakukan Pemerasan untuk Judi Sabung Ayam

by Cahya Sumirat
21 May 2025
Next Post
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian di Perumahan GPI Mapanget

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian di Perumahan GPI Mapanget

Please login to join discussion
TayangManado

© 2024 by TayangManado.com.

Tentang Kami

  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara

© 2024 by TayangManado.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In