
TAYANGGORONTALO – Keprihatinan kepada sesama terhadap korban gempa dan tsunami yang melanda Palu, Donggala dan Sigi sangat dirasakan warga Provinsi Gorontalo yang notabene berbatasan langsung dengan 3 wilayah yang terdampak gempa tersebut.
Provinsi Gorontalo khusus Korem 133/Nani Wartabone mengkoordinir bantuan yang dikirim ke wilayah yang terdampak gempa di Sulteng guna meringankan beban psikis warga dengan mengirimkan bantuan korban gempa yang dimulai sejak Senin 1 Oktober sekitar pukul 22.00 wita dengan memberangkatkan bantuan logistik.

Dalam pemberangkatan bantuan logistik untuk korban gempa dan tsunami tersebut yang dikawal Korem 133/Nani Wartabone dan Kodim 1304/Gorontalo antara lain 21 unit kendaraan dan personil yang ikut rangkaian rombongan 52 orang yang dipimpin Kapten Inf Aries yang mambawa logistik berupa beras 510 kg, Agua 100 dos, ikan kaleng 7 dos, gula pasir 100 dos, soptex 6 dos, popok bayi 3 dos, susu Sgm 4 karton, kopi/teh 1 dos, snack 11 dos, pasta gigi 1 karton, dot bayi 2 dos, makanan bayi 1 karton, minyak telon1 karton, dan tisu 50 pak.
Sementara PMI Kota Gorontalo membawa sembako beras indomie, BBM 8 jerigen dan PNM 18 dos Indomie bahan pokok, bensin 2 jerigen besar, bensin 2 jergen kecil, gas elpiji 1 tabung 5,5 kKg.
Selanjutnya gudang garam, kartu perdana Xl 15 pcs, Aqua 50 karton, lampu emergensi 10 unit, ikan kaleng 5 karton, vitamin C 2 bokx, selimut 5 pak, biskuit 5 karton, minyak goreng 5 karton, beras 2 karung, telur 2 bak, air miniral 20 karton, penyedap makanan 12 gantung, sambal makan 2 pak Sabun cuci 1 karton, karpet 3 rol, pakaian 16 tas jumbo, bbm 8 gelon.

Sedangkan BPBF Gorontalo Utara membawa beras 510 kg, mie instan 350 dos, Aqua 100 dos, ikan kaleng 7 dos, gula pasir 100 dos, softex 6 dos, popok bayi 3 dos, susu sgm 4 karton, kopi/teh 1 dos, snack 11 dos, pasta gigi 1 karton, dot bayi 2 dos, makanan bayi 1 karton, minyak telon 1 karton, dan tisu 50 pak.
Bantuan dari Desa Try Darma yakni 17 dos aqua, 1 karung pakaian layak pakai, 1 karung beras 50 kg dan 4 kaleng biskuit.
“Pengawalan oleh Korem 133/Nani Wartabone dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya penjarahan bantuan logistik diperjalan sebagaimana info yang beredar saat ini,”kata Komandan Korem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw.
Sementara pada hari ini Selasa 2 Oktober 2018 Korem 133/Nani Wartabone kembali melakukan pengawalan keberangkatan pada pukul 17.00 wita dengan pengawalan 15 prajurit Korem 133/Nani Wartabone yang dipimpin Kapten Inf Sutan (Danramil 1304-06/Limboto).

Dimana pemberangkatan pada sore hari dengan jumlah kendaraan 45 unit dari Dinas Sosial Kota Gorontalo, Korem 133/Nani Wartabone, Dinas Kehutanan Bonbol, Kementrian Hukum dan Ham, BMKG serta yang lainnya.
“Bantuan yang bawa tersebut dimaksudkan guna untuk meringankan bebas para korban gempa Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya yang sangat membutuhkan akan bantuan dari luar daerah berupa bahan pokok makanan dan minuman serta selimut dan lain-lain,”kata Czi Arnold AP Ritiauw.tm







