• Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Login
TayangManado
Advertisement
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
TayangManado
No Result
View All Result
Home Ekonomi & Bisnis

BRI Regional 16 Manado Komit Perkuat Ekosistem Pangan

Cahya Sumirat by Cahya Sumirat
28 October 2025
in Ekonomi & Bisnis, Headline
0
BRI Regional 16 Manado Komit Perkuat Ekosistem Pangan
Bagikan

MANADO, TayangManado.com – BRI Regional 16 Manado terus berkomitmen memperkuat ekosistem pangan di Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut). Demikian dikatakan CEO BRI Regional 16 Manado, Irma Elizabeth Primasari saat meninjau harga pangan di Pasar Bersehati Manado, kemarin.

“Ketahanan pangan merupakan fondasi stabilitas ekonomi daerah,” imbuh Irma.

Dia menjelaskan, pengendalian inflasi pangan bukan hanya soal menjaga harga, tetapi juga memastikan keberlanjutan penghidupan bagi petani, nelayan, pedagang, dan pelaku UMKM di wilayah Suluttenggomalut.

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan Bank Indonesia (BI), BRI berkomitmen memperkuat ekosistem pangan melalui berbagai langkah konkret.

Pertama, pembiayaan hulu ke hilir seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan mikro komersial, serta dukungan bagi koperasi dan offtaker, mencakup sektor produksi, pengolahan, pergudangan, hingga distribusi.

Kedua, digitalisasi transaksi dan distribusi melalui platform BRImo, QRIS, dan BRILink, yang diterapkan di pasar rakyat, sentra nelayan, dan jalur logistik.

Ketiga, pemanfaatan data digital berupa insight dari transaksi ritel dan merchant untuk mendukung kebijakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta perencanaan pasokan yang lebih akurat.

Dia menjelaskan jaringan agen BRILink memiliki peran strategis sebagai jalur pembayaran terakhir (last-mile) bagi transaksi pangan di pasar tradisional, kios pupuk dan benih, tempat pelelangan ikan (TPI), serta warung.

Hal ini membuat arus barang dan uang menjadi lebih cepat serta tercatat secara digital.

Melalui sistem pembayaran nontunai (cashless) dan dapat dilacak (traceable) seperti QRIS atau transfer, BRI membantu menstabilkan harga di tingkat mikro, menekan biaya transaksi tunai, serta meningkatkan transparansi dan pemantauan harga harian.

Selain itu, agen BRILink juga berperan sebagai titik edukasi keuangan bagi pelaku usaha, seperti petani, nelayan, dan pedagang.

Mereka membantu masyarakat memahami produk keuangan seperti tabungan, cicilan modal kerja mikro, hingga asuransi sederhana.

BRI juga mendukung integrasi layanan pemerintah daerah, termasuk pembayaran e-retribusi pasar, utilitas publik, dan penyaluran bantuan pangan, agar lebih tepat waktu dan tepat sasaran.

Dari sisi keuangan, kehadiran BRILink turut memperkuat likuiditas lokal, karena pelaku usaha dapat melakukan setoran hasil dagang dan tarik tunai di lokasi terdekat.

Hal ini membantu mencegah aliran dana keluar daerah serta menjaga rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tetap sehat.

BRI dorong ekosistem pangan yang produktif dan tangguh.

“BRI hadir bukan hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui jaringan BRILink sebagai infrastruktur keuangan masyarakat. Bersama seluruh pemangku kepentingan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), kami siap menjadi bagian dari solusi pengendalian inflasi nasional,” jelas Irma Primasari.

Dengan pendekatan ini, ekosistem pangan di wilayah Sulampua (Sulawesi, Maluku, dan Papua) diharapkan menjadi semakin produktif, efisien, dan tangguh.

“Menjaga stabilitas pangan bukan sekadar menjaga harga, tapi ini tentang menjaga harapan, dengan BRILink di setiap kampung dan pasar, kita dekatkan layanan, percepat transaksi, dan perkuat ketahanan pangan Sulampua,” katanya.

(RG)

Views: 526

Bagikan
Tags: bri region 16 manadoElizabeth Primasari
Previous Post

Gubernur Yulius Bilang Begini Soal Jaga Inflasi di Sulut

Next Post

AI Berdaulat Jadi Fondasi Pertumbuhan Menuju Indonesia Emas 2045

Related Posts

Karantina Sulawesi Utara Tahan Daging Anjing Ilegal
Headline

Karantina Sulawesi Utara Tahan Daging Anjing Ilegal

by Cahya Sumirat
10 April 2026
Tak Perlu Antre Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Antrean Online
Ekonomi & Bisnis

Tak Perlu Antre Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Antrean Online

by Cahya Sumirat
9 April 2026
BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
Ekonomi & Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

by Cahya Sumirat
9 April 2026
Lewat Program PERMATA, Pemkab Minsel Hadirkan Perlindungan Sosial
Ekonomi & Bisnis

Lewat Program PERMATA, Pemkab Minsel Hadirkan Perlindungan Sosial

by Cahya Sumirat
31 March 2026
BPJS Ketenagakerjaan Sulut Bayarkan Klaim Jaminan Sosial sebesar Rp520,7 Miliar hingga akhir tahun 2025
Ekonomi & Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Sulut Bayarkan Klaim Jaminan Sosial sebesar Rp520,7 Miliar hingga akhir tahun 2025

by Cahya Sumirat
2 March 2026
Next Post
AI Berdaulat Jadi Fondasi Pertumbuhan Menuju Indonesia Emas 2045

AI Berdaulat Jadi Fondasi Pertumbuhan Menuju Indonesia Emas 2045

Please login to join discussion
TayangManado

© 2024 by TayangManado.com.

Tentang Kami

  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara

© 2024 by TayangManado.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In