• Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Login
TayangManado
Advertisement
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
TayangManado
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Di FGD MUI, Pakar Berikan Kiat-Kiat Praktis Sikapi Maraknya Hoaks di Media Sosial

Cahya Sumirat by Cahya Sumirat
21 February 2025
in Pendidikan
0
Di FGD MUI, Pakar Berikan Kiat-Kiat Praktis Sikapi Maraknya Hoaks di Media Sosial
Bagikan

Ismail Fahmi. (Foto: MUIDigital)

JAKARTA, medinavoyage.id – Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi mengajak masyarakat memahami proses literasi digital agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi palsu. Kata dia, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di internet.

“Simpel. Ketika semua informasi datang, jangan langsung percaya. Jangan langsung percaya apa pun yang ada di internet. Itu nomor satu prinsipnya,” ujarnya usai kegiatan FGD Pengendalian Informasi Hoaks di Era Digital yang digelar Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini, mengutip MUIDigital di Oakwood Hotel, Jakarta Timur pada Kamis, (20/2/2025).

Selain itu, Ismail yang juga Wakil Ketua Komisi Infokom MUI ini juga menekankan pentingnya melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi kepada orang lain.

“Ketika kita memang benar-benar ingin mempercayai, misalnya ingin menyebarkan lagi ke saudara kita, ke grup kita, atau yang lain-lain, kita harus cek dulu. Tabayun, yaitu perintah di Alquran surat Al-Hujurat ayat 6,” jelasnya.

Kemudian, untuk memastikan kebenaran informasi, masyarakat dianjurkan melakukan pengecekan melalui mesin pencari seperti Google. Dia menyoroti fenomena penyebaran hoaks yang sering kali muncul dalam bentuk tangkapan layar menyerupai tampilan media kredibel, padahal berasal dari sumber yang tidak terpercaya.

“Kadang-kadang seolah-olah screenshot dalam bentuk foto, foto screenshot dari sebuah artikel, media, tampilannya seperti media yang kita sering lihat. Misalnya tampak seperti Detik, tampak seperti Kompas, padahal nggak,”katanya.

Lebih lanjut, dia mengingatkan bahwa menyebarkan informasi hoaks juga memiliki konsekuensi moral dan agama. “Kalau sudah kita itu, kita ikut menyebarkan. Apa yang terjadi? Hukumnya apa? Kita dosa, kan?” tegasnya.

Selain tidak langsung mempercayai informasi dan melakukan verifikasi, dia juga memberikan strategi dalam menanggapi penyebaran hoaks di grup percakapan, seperti WhatsApp.

Dia menyarankan agar koreksi terhadap penyebar hoaks dilakukan dengan cara yang bijak, seperti melalui pesan pribadi (japri), terutama jika penyebarnya adalah orang yang lebih tua atau memiliki posisi tertentu dalam keluarga atau komunitas.

“Koreksi terbuka, mereka malah defensif ya, kemudian membela diri. Bisa jadi itu orang tua kita, mertua kita, atau mungkin kawan-kawan kita sendiri. Japri aja. Jadi, sampaikan. Lewat jalur pribadi. Kasih tahu, mohon maaf, ini kok sepertinya saya dapat data yang lain seperti ini,” sarannya.

Di sisi lain, perubahan cara generasi muda dalam mencari informasi juga menjadi perhatian. Dia mengungkapkan bahwa saat ini, banyak anak muda lebih mengandalkan media sosial seperti TikTok dibandingkan Google untuk mendapatkan berita.

“Saya bisa bilang kalau saya punya dua anak muda, anak saya Gen Z juga. Ya pernah suatu ketika saya tanya, sebuah informasi waktu itu terkait perang Israel sama Palestina contohnya. Waktu dia mempelajari itu, ini yang benar siapa sih? Yang apakah Israel atau mungkin Palestina? Nah, dia tidak melakukan googling, dia tidak cari internet lewat Google. Tapi yang dilakukan apa? Tik-Toking, nyari informasi lewat TikTok,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya membekali anak muda dengan kemampuan memilah informasi yang valid.

“Gimana menggunakan TikTok mendapatkan informasi yang valid. Gimana menggunakan Instagram, Twitter, Facebook, tapi informasi-informasi yang valid. Nah, cara-cara ini harus kita pelajari, supaya tetap menggunakan metode yang kekinian, tetapi tidak salah jalan,” pungkasnya.

Dengan demikian, dia terus mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi serta aktif berpartisipasi dalam menangkal hoaks demi menjaga ketertiban di ruang digital.

Views: 342

Bagikan
Tags: Anak mudacara tangkal hoaksdigitalfacebookGooglegooglingHoakshoaks digitalinformasiinstagramInternetmajelis ulama IndonesiaTikTokTwitter
Previous Post

Peduli Kesehatan Mental Ribuan Pelaut, PIS Gandeng Federasi Internasional

Next Post

BPJamsostek Edukasi Guru dan Tenaga Pendidik di Minsel hingga Mitra

Related Posts

F-PDR Sulut Apresiasi Jerry Hermawan Lo Berikan Beasiswa Kelapa kepada Ratusan Mahasiswa
Pendidikan

F-PDR Sulut Apresiasi Jerry Hermawan Lo Berikan Beasiswa Kelapa kepada Ratusan Mahasiswa

by Ronald Theovani
21 September 2025
Pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah Kunjungi Sekolah Muhammadiyah di Manado
Pendidikan

Pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah Kunjungi Sekolah Muhammadiyah di Manado

by Cahya Sumirat
26 December 2024
Pembukaan Diksuspala Region Sulawesi Utara: Komitmen Menuju Pendidikan Muhammadiyah yang Unggul
Pendidikan

Pembukaan Diksuspala Region Sulawesi Utara: Komitmen Menuju Pendidikan Muhammadiyah yang Unggul

by Cahya Sumirat
22 December 2024
20 Santri International Fellowship Terbang ke Inggris, Mau Apa?
Pendidikan

20 Santri International Fellowship Terbang ke Inggris, Mau Apa?

by Cahya Sumirat
24 November 2024
2 Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Universitas Terbaik Dunia
Pendidikan

2 Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Universitas Terbaik Dunia

by Cahya Sumirat
13 June 2024
Next Post
BPJamsostek Edukasi Guru dan Tenaga Pendidik di Minsel hingga Mitra

BPJamsostek Edukasi Guru dan Tenaga Pendidik di Minsel hingga Mitra

Please login to join discussion
TayangManado

© 2024 by TayangManado.com.

Tentang Kami

  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara

© 2024 by TayangManado.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In