MANADO, tayangmanado.com – Sungguh mengasyikkan bila memiliki hobi yang dapat menghasilkan uang jutaan rupiah. Seperti itulah yang kini dirasakan Jeackline Jessica Kountur, Pemilik Jkla cafe and Bakery Manado.
Jeje, panggilan akrabnya mengaku tempat usahanya bisa berdiri sekarang ini Ruko Mega Profit 2F2 Nomor 40 Kawasan Megamas Manado benar-benar berawal dari hobinya yang suka buat kue.
Dari hobinya itu dia pun memilih mengikuti kursus dessert dan roti di China. Alhasil hobinya itu tambah terasah dan dia berhasil meraih sertifikat di kedua bidang tersebut.
“Makanya pas lagi pulang kampung ke Manado saya berani open order dessert maupun roti. Saya bilangnya ke teman-teman dulu ternyata responnya positif banget, banyak yang pesan,” kata Jeje kepada TayangManado.com.

Waktu itu, usahanya itu terbatas mengingat dia harus kembali ke China. Tapi dia semakin termotivasi untuk membuka toko khusus yang dapat menyalurkan hobinya tesebut. Impiannya pun terwujud beberapa hari lalu saat Jkla diresmikan pertama kalinya.
“Senang banget bisa buka Jkla Cafe and Bakery di Manado. Konsepnya ada cafe sama jualan dessert dan kue. Ruangannya 2 lantai, yang lantai 2 buat yang pingin nongkrong sambil merokok bisa duduk di situ,” jelas Jeje.
Dia bilang saat ini masih terjun langsung membuat kue. Tak tanggung-tanggung beberapa resep didatangkan dari negeri tirai bambu.
“Di kita pastinya semua menunya low fat and low sugar. Bahan-bahannya pun yang berkualitas tapi harga kuenya masih terjangkau. Jadi jangan khawatir dengan harga,” tambahnya.

Jkla sendiri menjual kue dengan banyak varian. Seperti double cheese, korean garlic, choco banana, cheese banana, brownies crispy, signature egg tart, medelin, cheese cake, burnt chees, kue ulang tahun, dan masih banyak lainnya.
“Ke depan masih banyak lagi yang akan dibuat. Cocok juga untuk oleh-oleh,” katanya.
Jkla sendiri buka setiap hari. Dengan pembagian waktunya Senin-Jumat buka jam 9.30 pagi dan tutup jam 12 malam, Sabtu dan Minggu buka lebih cepat yakni jam 7.30 pagi dan tutup jam 12 malam.
“Makanya 11 karyawan kita dibagi dalam 2 shift,” sebutnya.
Dia pun bersyukur ketika Jkla sudah beroperasi tidak mengurangi pemesan secara online. Bahkan pemesan banyak yang dari luar negeri.
“Oh iya yang mau pesan untuk Natal sudah bisa diorder dari sekarang loh,” pungkasnya.
(RG)







