• Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Login
TayangManado
Advertisement
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara
No Result
View All Result
TayangManado
No Result
View All Result
Home Headline

Kenakan Tenun Koffo, Kartini Masa Kini Melenggang di Atas Catwalk

Cahya Sumirat by Cahya Sumirat
22 April 2018
in Headline
0
Kenakan Tenun Koffo, Kartini Masa Kini Melenggang di Atas Catwalk
Bagikan

JAKARTA – Layaknya model, Ketua TP-PKK Sulawesi Utara Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dan sejumlah istri pejabat kementerian berjalan di atas catwalk sambil memperagakan busana kain nusantara yang dikenakannya.
Fashion show tersebut digelar oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara peringatan Hari Kartini di Halaman Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (21/4/2018) pagi.
Rita sendiri tampil anggun mengenakan kebaya berbahan dasar kain tenun kofffo dari Sangihe Talaud. Dirinya percaya diri keluar dari balik panggung yang berlatar layar LED dan ornamen kain batik dengan diiringi lagu-lagu daerah.
Walau tidak memiliki latar belakang di dunia fashion, nyatanya Rita tetap percaya diri. Itu juga terlihat dari caranya berjalan di atas catwalk dengan langkah teratur.

Aksi Rita ini mendapat sambutan hangat dari Ibu Iriana dan istri Wakil Presiden Mufidah Kalla. Para hadirin bertepuk tangan dan banyak juga yang memperhatikan dengan detail busana dan aksesori yang diperagakan.
Diketahui, dari seluruh Ketua TP-PKK Provinsi di Indonesia, hanya Ibu Rita dan Ketua TP-PKK Bangka Belitung yang mengikuti peragaan busana kain nusantara.

Terkait kain tenun koffo yang dikenakan Rita, mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa kain tenun koffo telah dikenal dan dikembangkan sejak tahun 1519. Tenunan Kain Koffo dibuat atau dikerjakan putra-putri Raja di Sangihe Talaud yang sarangsen maka kahiwu dan bahan Bakunya diambil dari serat pohon pisang abaka atau orang sangihe talaud menyebutnya hote/rote dan orang manado menyebut pisang manila atau kofi sangi untuk minahasa.
Kekayaan budaya kain koffo ini dapat dilihat di museum Nasional Jakarta,museum Textile Jakarta,museum Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara bahkan di Museum Nasional Swiss.
Ragam Hias Tenun Koffo Sangihe Talaud dibentuk menurut contoh anyaman dan dengan menggunakan teknik tenun pewarna alami dari desa-desa setempat dan menghasilkan motif dekoratif berdasarkan bentuk serta simbol tradisional. tm

Views: 398

Bagikan
Tags: KartiniTenun Koffo
Previous Post

Pengurus Kerukunan Keluarga Sulut Indonesia (K2SI) Dikukuhkan

Next Post

5 Rumah Rusak Parah Akibat Puting Beliung

Related Posts

Karantina Sulawesi Utara Tahan Daging Anjing Ilegal
Headline

Karantina Sulawesi Utara Tahan Daging Anjing Ilegal

by Cahya Sumirat
10 April 2026
Ekonomi & Bisnis

BI Sulut Siapkan Uang Tunai Rp1,4 Triliun Penuhi Kebutuhan Masyarakat Sambut Lebaran

by Cahya Sumirat
19 February 2026
Bandara Sam Ratulangi Hadirkan Hiburan Spesial Rayakan Imlek
Ekonomi & Bisnis

Bandara Sam Ratulangi Hadirkan Hiburan Spesial Rayakan Imlek

by Cahya Sumirat
18 February 2026
Headline

Kalah Lawan Girona, Barcelona Gagal Ambil Alih Klasemen Liga

by Cahya Sumirat
17 February 2026
Ekonomi & Bisnis

Terbang Gunakan TransNusa, 134 Wisatawan Taiwan Mendarat di Manado

by Cahya Sumirat
15 February 2026
Next Post
5 Rumah Rusak Parah Akibat Puting Beliung

5 Rumah Rusak Parah Akibat Puting Beliung

Please login to join discussion
TayangManado

© 2024 by TayangManado.com.

Tentang Kami

  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Seputar Sulut
  • Nusantara

© 2024 by TayangManado.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In