MANADO, TayangManado.com – Inflasi Sulawesi Utara pada Agustus 2025 mencapai 0,94 persen secara year on year (yoy). Capaian itu lebih baik dibanding inflasi nasional pada periode yang sama.
“Inflasi nasional secara yoy mencapai 2,31 persen,” ujar Kepala KPw Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, hari ini.
Joko menambahkan ada 7 upaya yang dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulut guna mengendalikan inflasi sepanjang Agustus 2025.
“Pertama, kita melakukan rapat koordinasi Penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Sulut pada 7 Agustus 2025,” kata Joko kepada TayangManado.com, hari ini.
TPID, kata Joko, juga melakukan rapat koordinasi pendistribusian beras SPHP pada 12 Agustus lalu. Upaya ketiga adalah melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Polri serentak di Sulut mulai 14 sampai dengan 31 Agustus 2025.
“Kami melakukan diseminasi upaya pengendalian inflasi pada kegiatan Soemitronomics sinergi dengan ISEI Manado 14 Agustus 2025,” lanjut dia.
“Ada juga pelatihan petani unggulan Sulawesi Utara (Patua) sinergi dengan Kementan RI pada 20-22 Agustus lalu,” katanya lagi.
Dua upaya terakhir yaitu fasilitasi distribusi pangan 6 ton beras dan 45 kantong minyak di Bitung. Serta rapat koordinasi daerah terkait pengendalian inflasi
“Mari dukung kami dalam menjaga inflasi daerah kita ini tetap berada dalam kisaran target,” pungkasnya.
(RG)







