MANADO, TayangManado.com – Masyarakat Sulawesi Utara dapat meminimalisir terkena jebakan uang palsu dengan menggunakan transaksi nontunai. Apalagi sekarang ini transaksi nontunai lebih mudah dengan adanya layanan QRIS, transfer bank, bahkan kartu debit/kredit.
Terkait hal ini, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto tak henti mengingatkan warga supaya memilih menggunakan transaksi nontunai guna mencegah peredaran uang palsu.
“Transaksi nontunai lebih aman dan sudah ada di mana-mana,” sebut Joko, Kamis (11/9/2025).
Menurutnya transaksi nontunai juga dapat lebih meningkatkan penggunaan digitalisasi di Sulut. Selain itu lebih efisien dengan transaksi nontunai.
Di satu sisi, BI mengimbau lebih hati-hati saat menerima maupun menggunakan uang tunai. Salah satunya dengan memastikan keaslian uang tersebut.
Metode 3D, seperti Dilihat warna uang dan fitur keamanannya, Diraba yakni permukaan uang dan bagian yang terasa kasar, dan Diterawang yaitu melihat benang pengaman dan hologram dinilai masih menjadi cara ampuh mencegah uang palsu.
(RG)






