MANADO, TayangManado.com – Bank Rakyat Indonesia (BRI) merayakan ulang tahun ke-130 tepat hari ini. Semua Insan BRIlian (sebutan pegawai BRI) merayakannya secara bersama secara online. Pusat peringatan HUT ini dilaksanakan di hall BRI Pusat di Jakarta yang dihadiri langsung jajaran Komisaris dan juga Group CEO BRI Heri Gunardi.
Sementara di BRI Region 16 Manado, perayaan HUT dihadiri CEO BRI Region 16 Manado Elizabeth Primasari bersama seluruh jajaran pejabat, serta insan BRIlian di lingkungan BRI Region 16 Manado
Heri Gunardi bersyukur BRI boleh mencapai 130 tahun atau 1,3 abad memajukan ekonomi Tanah Air. “Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena hingga hari ini BRI masih diberi kepercayaan untuk terus hadir melayani masyarakat Indonesia,” ujar Heri dalam sambutannya.
BRI, lanjut Heri, juga perihatin atas bencana yang terjadi di Pulau Sumatera beberapa waktu lalu. Menurutnya bencana tersebut menjadi duka mendalam bagi Insan BRIlian se-Indonesia.
“Empati kami bagi mereka. Kami juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai lebih dari Rp6 miliar, termasuk bantuan pakaian layak pakai, serta menyiapkan tambahan bantuan sebesar Rp1,5 miliar untuk wilayah terdampak, khususnya Aceh Barat Daya dan Aceh Singkil,” jelas dia sambil menambahkan bantuan lainnya mencakup rencana dukungan pemulihan, seperti pembangunan hunian sementara dan perbaikan infrastruktur penting, termasuk fasilitas pendidikan.
Ditambahkannya bahwa semangat BRI untuk selalu hadir dan membersamai masyarakat dalam berbagai kondisi telah menjadi bagian dari jati diri perseroan sejak didirikan pada 16 Desember 1895 di Purwokerto oleh Raden Aria Wiriatmadja, dengan tujuan utama memberdayakan masyarakat kecil. “Fokus BRI sejak awal hingga kini tetap konsisten, yakni melayani dan memberdayakan segmen UMKM,” tegasnya.
Hingga September 2025, kinerja BRI menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Laba bersih tercatat mencapai Rp36,6 triliun, tumbuh positif dan menempatkan BRI sebagai salah satu bank dengan kinerja terbaik di industri. Penyaluran kredit tumbuh di atas 5 persen, dengan rasio kredit UMKM mencapai sekitar 79 persen dari total portofolio.
Dalam kurun waktu 2015 hingga September 2025, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total akumulasi mencapai Rp1.387 triliun kepada sekitar 45,5 juta debitur UMKM di seluruh Indonesia. Selain itu, BRI juga aktif mendorong UMKM naik kelas melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk fasilitasi lebih dari 760 ribu UMKM dalam program ekspor dan penguatan ekosistem bisnis.
Memasuki usia ke-130, BRI terus memperkuat transformasi bisnis dan digitalisasi melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk penguatan kapabilitas sumber daya manusia, pemanfaatan data analitik, serta pengembangan model bisnis yang adaptif dan modern. “Transformasi ini bukan sekedar pembaruan sistem, tetapi merupakan komitmen BRI untuk menghadirkan layanan yang semakin relevan, inovatif, dan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.
(RG)







