MANADO, TayangManado.com – Harga tomat dan cabai rawit merah (rica) di Manado semakin menguras kantong masyarakat. Harga tomat kini sudah menyentuh Rp30 ribu per kilogram, sementara rica juga ikutan melambung menuju Rp100 ribu per kilogram.
Naiknya harga ini dikritisi pemerhati masyarakat Sulawesi Utara Reyner Danielt. Reyner mendesak Tim Pengendali Inflasi Daerah Sulawesi Utara untuk segera bangun dari tidurnya.
“Ayo TPID Sulut bangun dari tidur! Kasihan masyarakat jadi korban mahalnya harga pangan. Belum lagi harga beras yang juga mahal. Makanya TPID perlu bergerak masif dan segera perbanyak buat gerakan pangan murah atau operasi pasar,” kata Reyner kepada TayangManado.com.
Reyner mengatakan menjelang Pengucapan Syukur masyarakat membutuhkan kepastian harga. Sehingga jika harga bertambah naik maka dapat dipastikan pengeluaran untuk Pengucapan akan semakin lebih banyak.
“Apalagi biasanya momen pengucapan itu kan mereka menjamu tamu-tamu yang datang. Sudah bisa dibayangkan mereka mengeluh pengeluarannya pasti bertambah,” jelasnya.
Dia menyarankan TPID untuk bisa mendatangkan stok rica dan tomat dari luar Sulut dengan catatan harganya lebih murah. Supaya stok yang didatangkan itu dapat dijual lebih rendah harganya dibanding stok yang ada di Sulut.
“Biasanya juga kan TPID buat begitu. Makanya ayo segera bertindak, warga butuh intervensi harga dari pemerintah daerah,” pungkas Ketua Satgas Anti Mafia Tanah (SAMT) Sulut ini.
(RG)






