BITUNG, TayangManado.com – Kepala Kantor Pertanahan Kota Bitung Steven O. K. Wowor, S.ST., M.Si., secara resmi menghadiri agenda penting yang bertempat di Kantor Wali Kota Bitung baru-baru ini. Kehadirannya guna mengikuti Rapat Koordinasi Data dan Informasi terkait Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah.
Pertemuan strategis ini mempertemukan pihak Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan jajaran pemerintah kota Bitung untuk menyelaraskan visi agraria. Langkah ini diambil sebagai bentuk responsif instansi vertikal terhadap kebutuhan daerah akan data pertanahan yang presisi.
Rapat koordinasi ini digelar dengan latar belakang perlunya validasi data yang akurat mengenai status tanah di wilayah Bitung. Sinkronisasi data antara penguasaan fisik dan legalitas kepemilikan menjadi fokus utama agar tidak terjadi tumpang tindih informasi. Selain itu, pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi masalah sengketa lahan sejak dini melalui basis data yang kuat. Melalui forum ini, pemerintah berharap dapat memaksimalkan potensi pemanfaatan tanah untuk pembangunan kota yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, mekanisme rapat berjalan melalui diskusi teknis mengenai inventarisasi data tanah yang tersebar di berbagai kecamatan. Para peserta membahas secara rinci bagaimana pola penggunaan tanah saat ini dan kesesuaiannya dengan tata ruang kota. Kepala Kantor Pertanahan memberikan paparan mengenai data teknis pertanahan guna mendukung kebijakan pemerintah daerah. Proses pertukaran informasi ini dilakukan secara transparan untuk memastikan setiap aset tanah tercatat dengan administrasi yang benar.
Hasil dari koordinasi ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kota Bitung melalui kepastian hukum atas tanah. Pemerintah Kota dan Kantor Pertanahan berkomitmen untuk terus mengawal pembaruan data ini secara berkala dan berkesinambungan. Masyarakat nantinya akan diuntungkan dengan pelayanan pertanahan yang lebih cepat dan tertib berkat integrasi data tersebut. Kegiatan diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk segera menindaklanjuti temuan data di lapangan demi kesejahteraan warga Bitung.
(RG)





